Definisikan istilah-istilah berikut!
- Pembelajaran
Pembelajaran adalah
proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu
lingkungan belajar. Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar
dapat terjadi proses pemerolehan ilmu dan pengetahuan , penguasaan kemahiran
dan tabiat , serta pembentukan sikap dan kepercayaan pada peserta didik. Dengan
kata lain, pembelajaran adalah proses untuk membantu peserta didik agar dapat
belajar dengan baik. Proses pembelajaran dialami sepanjang hayat seorang
manusia serta dapat berlaku di manapun dan kapanpun. Pembelajaran mempunyai
pengertian yang mirip dengan pengajaran, walaupun mempunyai konotasi yang
berbeda.
- Model Pembelajaran
Model pembelajaran pada
dasarnya merupakan bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir
yang disajikan secara khas oleh guru. Dengan kata lain, model pembelajaran
merupakan bungkus atau bingkai dari penerapan suatu pendekatan, metode, dan
teknik pembelajaran. Berkenaan dengan model pembelajaran, Bruce Joyce dan
Marsha Weil (Dedi Supriawan dan A. Benyamin Surasega, 1990) mengetengahkan 4
(empat) kelompok model pembelajaran, yaitu:
(1)
model interaksi
sosial;
(2)
model pengolahan
informasi;
(3)
model
personal-humanistik; dan
(4) model modifikasi
tingkah laku. Kendati demikian, seringkali penggunaan istilah model
pembelajaran tersebut diidentikkan dengan strategi pembelajaran.
- Pendekatan Pembelajaran
Pendekatan
pembelajaran dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita
terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya
suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya mewadahi,
menginsiprasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan
teoretis tertentu. Dilihat dari pendekatannya, pembelajaran terdapat dua
jenis pendekatan, yaitu:
(1) pendekatan
pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada siswa (student centered
approach) dan
(2) pendekatan
pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada guru (teacher centered
approach).
Kemp (Wina Senjaya, 2008)
mengemukakan bahwa strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan
pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran
dapat dicapai secara efektif dan efisien. Selanjutnya, dengan mengutip
pemikiran J. R David, Wina Senjaya (2008) menyebutkan bahwa dalam strategi
pembelajaran terkandung makna perencanaan. Artinya, bahwa strategi pada
dasarnya masih bersifat konseptual tentang keputusan-keputusan yang akan
diambil dalam suatupelaksanaan pembelajaran.Dilihat dari strateginya, pembelajaran
dapat dikelompokkan ke dalam dua bagian pula, yaitu:
(1)
exposition-discovery
learning dan
(2)
group-individual
learning (Rowntree dalam Wina Senjaya, 2008).
Ditinjau dari cara
penyajian dan cara pengolahannya, strategi pembelajaran dapat dibedakan antara
strategi pembelajaran induktif dan strategi pembelajaran
deduktif. Strategi pembelajaran sifatnya masih konseptual dan untuk
mengimplementasikannya digunakan berbagai metode pembelajaran tertentu. Dengan
kata lain, strategi merupakan “aplan of operation achieving something”
sedangkan metode adalah “a way in achieving something” (Wina Senjaya (2008). Metode
pembelajaran di sini dapat diartikan sebagai cara yang digunakan untuk
mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan
praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran. Terdapat beberapa metode
pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan strategi
pembelajaran, diantaranya:
(1)
ceramah;
(2)
demonstrasi;
(3)
diskusi;
(4)
simulasi;
(5)
laboratorium;
(6)
pengalaman
lapangan;
(7)
brainstorming;
(8)
debat,
(9)
simposium, dan
sebagainya.
- Media Pembelajaran
Media pembelajaran
secara umum adalah alat bantu proses belajar mengajar. Segala sesuatu yang
dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan
atau ketrampilan pebelajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses
belajar. Batasan ini cukup luas dan mendalam mencakup pengertian sumber,
lingkungan, manusia dan metode yang dimanfaatkan untuk tujuan
pembelajaran / pelatihan. Sedangkan menurut Briggs (1977) media
pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi
pembelajaran seperti : buku, film, video dan sebagainya. Kemudian
menurut National Education Associaton(1969) mengungkapkan bahwa media
pembelajaran adalah sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun
pandang-dengar, termasuk teknologi perangkat keras. Dari pendapat di atas
disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat
menyalurkan pesan, dapat merangsang fikiran, perasaan, dan kemauan peserta
didik sehingga dapat mendorong terciptanya proses belajar pada diri peserta
didik.
- Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Rencana pelaksanaan
pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan
pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang
ditetapkan dalam Standar Isi dan dijabarkan dalam silabus. Lingkup Rencana
Pembelajaran paling luas mencakup satu kompetensi dasar yang terdiri atas satu
indikator atau beberapa indicator untuk satu kali pertemuan atau lebih.
- Strategi Belajar Mengajar
Kata strategi berasal
dari kata Strategos (Yunani) atau Strategus. Strategos berati jendral
atau berarti pula perwira negara (states officer). Dalam kamus besar Bahasa
Indonesia, strategi berarti “rencana yang cermat mengenai kegiatan untuk
mencapai sasaran khusus. Selanjutnya H. Mansyur menjelaskan bahwa
strategi dapat diartikan “sebagai garis-garis besar haluan bertindak dalam
rangka mencapai sasran yang telah ditentukan.
Dalam perkembangannya,
konsep strategi telah digunakan dalam berbagi situasi, termasuk situasi
pendidikan.Impelementasi konsep strategidalam situasi dan kondisi belajar
mengajar ini, melahirkan pengertian sebagai berikut :
1.
Strategi
merupakan suatu keputusan bertindak dari guru dengan menggunakan kecakapan dan
sumber daya pendidikan yang tersedia untuk mencapai tujuan melalui hubungan
yang efektif antara lingkungan dan kondisi yang paling menguntungkan.
2.
Strategi dalam
proses belajar mengajar merupakan suatu rencana yang dipersiapkan secara
seksama untuk mencapai tujuan-tujuan belajar.
3.
Strategi belajar
mengajar adalah siasat guru untuk mengoptimalkan interaksi antara peserta
dengan komponen-komponen lain dari sistem instruksional secara konsisten.
4.
Strategi belajar
merupakan suatu kegiatan yang memelihara konsistensi dan kekompakan setiap
komponen pengajaran yang tidak hnya berjadi pada tahap perencanaan saja, tetapi
juga terjadi pada tahap implementasi atau pelaksanaan, bahkan pada tahap
pelaksanaan evaluasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar