RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah :
SMA ............
Mata pelajaran :
Kimia
Kelas/Semester : X/Genap
Materi Pokok :
LarutanElektrolit dan Non Elektrolit
Sub pokok : Mengelompokkan Larutan Ke dalam
Larutan
Elektrolit
dan Nonelektrolit Berdasarkan Sifat
Hantaran Listrik
AlokasiWaktu : 15
menit
I.
Kompetensi Inti (KI)
KI 1
:
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2
: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan
pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri
sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI
4 : Mengolah,
menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai
kaidah keilmuan.
II. Kompetensi
Dasar dan Indikator
2.1 Menyadari adanya keteraturan struktur partikel
materi sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang struktur partikel materi sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang
kebenarannya bersifat tentatif.
Indikator :
2.1.1
Mengagungkan kebesaran
Tuhan Yang Maha Esa
2.1.2
Mensyukuri adanya keteraturan partikel
dalam larutan elektrolit sehingga
dapat menghantarkan arus listrik sebagai wujud 0kebesaran Tuhan YME
2.1.3
Menyadari bahwa ketentuan
yang ditetapkan oleh Tuhan Yang Maha Esa
adalah yang terbaik di dalam kehidupan kita.
2.2 Menunjukkan
perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet,
teliti, bertanggung jawab,
kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan
melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap
sehari-hari.
Indikator :
2.2.1
Menunjukkan rasa ingin tahu dengan
antusias dalam mengikuti pembelajaran tentang larutan
elektrolit dan non-elektrolit
2.2.2 Menunjukan
sikap yang teliti dalam melakukan percobaan daya hantar listrik
2.2.3 Menunjukan
prilaku jujur dalam menuliskan data hasil percobaan.
2.3
Menunjukkan perilaku
kerjasama, santun, toleran, cinta damai dan peduli lingkungan serta hemat dalam
memanfaatkan sumber daya alam.
Indikator:
2.3.1 Menunjukkan
sikap santun, toleran, dan peduli lingkungan selama Pelajaran berlangsung
pada saat menentukan larutan untuk menguji daya hantar listrik.
2.3.2
Menunjukkan sikap
menghargai pendapat orang lain, dalam diskusi.
2.4 Menunjukkan
perilaku responsive dan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan
memecahkan masalah dan membuat keputusan.
Indikator:
2.4.1 Menunjukkan sikap responsif dan pro-aktif dengan terlibat melakukan diskusi jenis larutan untuk menentukan uji dayahantar
listrik.
2.5 Menganalisis sifat larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit berdasarkan
daya hantar listriknya.
Indikator:
2.5.1.
Menyebutkan jenis dan ciri-ciri dari
larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit
2.5.2.
Mengelompokkan larutan kedalam
larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah dan non elektrolit berdasarkan sifat
hantaran listriknya.
III.
Tujuan
Pembelajaran
Setelah mengikuti proses
pembelajaran larutan elektrolit dan larutan
non elektrolit, peserta didik dapat:
1.
menyadari adanya keteraturan sifat hantar listrik pada larutan sebagai
wujud kebesaran Tuhan YME.
2.
menunjukkansikap positif (individu dan sosial) dalam diskusi kelompok.
3.
menunjukkan perilaku dan sikap menerima, menghargai, dan melaksanakan
kejujuran, ketelitian, disiplin dan tanggung jawab.
4.
menyebutkan pengertian larutan elektrolit dan non elektrolit.
5.
menjelaskan sifat-sifat larutan elektrolit dan nonelektrolit saat diskusi kelompok.
6.
mengelompokkan larutan ke dalam larutan elektrolit dan non elektrolit
berdasarkan daya hantar listriknya.
7.
menyimpulkan sifat larutan berdasarkan daya hantar listrik larutan
elektrolit dan larutan non elektrolit.
IV.
Pendekatan
Pembelajaran
Saintifik
V.
Metode
Pembelajaran
Diskusi
VI. Model Pembelajaran
:
Students Teams Achievment (STAD)
VI.
Materi
Ajar
Salah satu sifat larutan yang penting ialah dayahantar listrik.
Oleh karena itu kita akan membahas larutan
elektrolit dan non elektrolit.
1.
Penggolongan
Larutan Berdasarkan Daya Hantar Listrik
Data ekperimen
uji daya hantar listrik terhadap beberapa larutan
Dari data tabel diatas, tampak
bahwa:
1. Arus
listrik yang melalui larutan asam sulfat, natrium hidroksida, dan garam dapur
dapat menyebabkan lampu menyala terang dan timbul gas di sekitar elektrode. Hal
ini menunjukkan bahwa larutan asam sulfat, natrium hidroksida, dan garam dapur
memiliki daya hantar listrik yang baik.
2. Arus
listrik yang melalui larutan asam cuka dan amonium hidroksida menyebabkan lampu
tidak menyala, tetapi pada elektrode timbul gas. Hal ini menunjukkan bahwa
larutan asam cuka dan amonium hidroksida memiliki daya hantar listrik yang
lemah.
3. Arus
listrik yang melalui larutan gula dan larutan urea tidak mampu menyalakan lampu
dan juga tidak timbul gas pada elektrode. Hal ini menunjukkan bahwa larutan
gula dan larutan urea tidak dapat menghantarkan listrik.
Berdasarkan
keterangan di atas, maka larutan dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu:
1. Larutan
yang dapat menghantarkan arus listrik, disebut larutan elektrolit.
Contoh: larutan
asam sulfat, natrium hidroksida, garam dapur, asam cuka, dan amonium hidroksida.
2. Larutan
yang tidak dapat menghantarkan arus listrik, disebut larutan nonelektrolit.
Contoh: larutan
gula dan larutan urea.
2.
Elektrolit
Kuat dan Elektrolit Lemah
Berdasarkan
kuat-lemahnya daya hantar listrik, larutan elektrolit dapat dikelompokkan menjadi
dua, yaitu:
a.
Larutan
elektrolit kuat, yaitu larutan
elektrolit yang mengalami ionisasi sempurna.
Indikator
pengamatan: lampu menyala
terang dan timbul gelembung gas pada elektrode. Contoh:
larutan H2SO4, larutan NaOH, dan larutan NaCl.
b.
Larutan elektrolit
lemah, yaitu larutan elektrolit
yang mengalami sedikit ionisasi (teriontidak sempurna). Indikator pengamatan:
lampu tidak menyala atau menyala redup dan timbul gelembung gas pada elektrode.
Contoh: larutan CH3COOH dan larutan NH4OH.
Secara umum, perbedaan antara larutan elektrolit kuat dan
elektrolit lemah dapat
disimpulkan sebagai berikut.
Perbedaan larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah
Gambar
(a) Larutan elektrolit kuat (lampu menyala terang),
(b) larutan elektrolit lemah (lampu menyala redup), dan (c) larutan
nonelektrolit (lampu tidak menyala)
3.
Reaksi
Ionisasi Larutan Elektrolit
Berdasarkan keterangan sebelumnya telah kita ketahui bersama bahwa
larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik karena dapat mengalami
reaksi ionisasi menjadi ion-ionbermuatan listrik, sedangkan larutan
nonelektrolit tidak mengalami reaksi ionisasi menjadi ion-ion bermuatan
listrik.Pertanyaan yang timbul sekarang adalah bagaimana cara menuliskan reaksi
ionisasi larutan elektrolit? Silakan mengikuti pedoman penulisan reaksi
ionisasi berikut ini.
Kita dapat dengan mudah menuliskan reaksi ionisasi suatu larutan
elektrolit hanya dengan mengikuti pedoman penulisan reaksi ionisasi larutan
elektrolit. Anda harus memahami pedoman tersebut jika ingin bisa menuliskan
reaksi ionisasinya.
Pedoman penulisan
reaksi ionisasi sebagai berikut.
1. Elektrolit Kuat
a. Asam kuat
2.
Elektrolit
lemah
VIII. Langkah - langkah Pembelajaran
1.
Kegiatan
Awal : (3 menit)
AKTIVITAS
|
Nilai
yang Ditanamkan
|
AlokasiWaktu
|
Guru
|
Siswa
|
·
Guru membuka pelajaran
dengan mengucapkan salam, kemudian menanyakan kabar peserta didik.
·
Guru mempersilahkan siswa
untuk berdo’a sesuai agama dan kepercayaan masing- masing
· Guru
Mengecek kehadiran peserta didik dan tugas rumah
· Guru
mengajukan pertanyaan kepada siswa untuk mengingat kembali materi sebelumnya.
|
· Peserta didik menjawab salam dari
guru
· Siswa berdoa
· Siswa
mengacungkan tangan
· Siswa
menjawab pertanyaan yang diberikan
|
·
Komunikatif
|
5
detik
30
detik
25 detik
|
Apersepsi:
·
Guru mengingatkan
materi sebelumnya dan menginformasikan materi yang akan disampaikan.
Motivasi
Guru
memotivasi :
·
Dalam kehidupan
sehari-hari, kita sering mendengar kata larutan. Peran larutan sangat penting
diantaranya ialah cairan tubuh kita yang mengandung komponen larutan dari berbagai
zat kimia, mineral yang terdapat di kulit bumi kebanyakan ditemukan dalam bentuk
larutan, serta reaksi kimia di laboratorium dan industri kebanyakan berlangsung
dalam bentuk larutan dan pernahkahkalian memperhatikan
orang yang mencariikan di sungai dengan cara menyetrum, apa yang terjadi?
Ternyata di sekitar alat setrum tersebut tiba-tiba muncul banyak ikan yang
mengapung karena telah mati. Mengapa ikan-ikan disekitar alat penyetrum bisa mati?
Apakah air sungai dapat menghantarkan arus listrik?
·
Dalam bab ini kita akan
mempelajari tentang daya hantar listrik larutan elektrolit dan nonelektrolit
·
Guru Mengkomunikasikan
tujuan pembelajaran produk, proses, psikomotor, keterampilan sosial, dan karakter.
|
·
Siswa mengingat
kembali materi sebelumnya dan mendengarkan informasi yang disampaikan guru.
Salah satu siswa menjawab pertanyaan guru.
·
Siswa mendengar kan motivasi
yang diberikan oleh Guru.
·
Siswa mendengarkan Tujuan
yang disampaikan oleh Guru.
|
·
Komunikatif
Komunikatif, rasa
ingin tahu.
|
1 menit
1 menit
|
2.
Kegiatan
Inti (10 menit)
Aktivitas
Guru
|
AktivitasSiswa
|
Nilai
yang Ditanamkan
|
AokasiWaktu
|
· Guru
memabagi siswa dalam beberapa
kelompok.
.
|
· Siswa
membagi kelompok
|
Tanggung
jawab, kerja keras.
|
1
Menit
|
· Guru
membagi LKS secara berkelompok
|
· Siswa
mengerjakan LKS yang diberikan Guru.
|
|
30
Detik
|
· Guru
memberi kesempatan mengajukan pertanyaan sehubungan pengamatannya pada pendahuluan,
kemudian ditawarkan kepada siswa lain untuk menjawabnya.
|
|
|
|
· Secara berkelompok, Siswa diminta mencari informasi dari buku sumber untuk
menemukan penjelasan tentang larutan elektrolit dan nonelektrolit serta
hubungannya dengan sifat daya hantar listrik.
|
·
Siswa -mencari
informasi dari sumber buku unutk menjawab LKS.
|
Komunikatif
|
1
menit
|
· Dengan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun, Guru
meminta siswa secara berkelompok berdiskusi tentang pengertian larutan elektrolit;
serta hubungan daya hantar listrik.
|
· Dengan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun, siswa secara
berkelompok berdiskusi tentang pengertian larutan elektrolit; serta hubungan
daya hantar listrik.
|
Komunikatif,
rasa
ingin
tahu,
toleransi,
kerja
keras
|
2
menit
|
· Guru meminta setiap perwakilan dari
masing-masing kelompok secara bergiliran melaporkan / presentasikan hasil
diskusinya.
· Guru
memberi umpan balik dan penguatan kepada siswa tentang materi elektrolit dan
non elektrolit serta hubungannya dengan daya hantar listrik melalui video percobaan.
· Guru
membagi soal kuis kepada siswa untuk dikerjakan secara individu
|
· setiap
perwakilan kelompok menyampaikan/mempersentasikan hasil diskusi kelompok dan Kelompok
lain merespon atau menanggapi dengan responsif
· Siswa mendengarkan
umpan balik dan penguatan dari guru.
· Siswa
mengerjakan soal kuis secara individu
|
Komunikatif,
rasa ingin tahu, kerja keras, tanggung jawab, toleransi
|
2
menit
1
menit
|
3.
KEGIATAN
AKHIR (1 menit 30 detik)
Aktivitas
|
Nilai
yang Ditanamkan
|
AlokasiWaktu
|
Guru
|
Siswa
|
·
Guru bersama siswa menyimpulkan pembelajaran
|
·
Bersama guru
mem-buatkesimpulan.
|
·
Komunikatif, tanggung
jawab, kerja keras.
|
1
menit
|
·
Menginformasikan materi
untuk per-temuan selanjutnya.
|
·
Mendengarkan infor-masi
dari guru tentang materi minggu depan.
|
·
Rasa ingin tahu.
|
30
detik
|
·
Menutup pelajaran dan
mengucapkan salam.
|
· Menjawab
salam.
|
· Komunikatif,
|
|
IX. Media dan Sumber
belajar
9.1
Media
9.1.1 LCD dan Bahan tayang berupa video
9.2
Sumber
Belajar
9.2.1
Lembar kerja Siswa
PENILAIAN
1. Penilaian proses ( Penilaiansikap)
No
|
Aspek yang dinilai
|
Teknik Penilaian
|
Waktu Penilaian
|
Instrumen Penilaian
|
Keterangan
|
1.
|
Religius
|
Pengamatan
|
Proses
|
Lembar Pengamatan
|
Hasil
penilaian digunakan sebagai acuan pembinaan
|
2.
|
Tanggung
jawab
|
3.
|
Peduli
|
4.
|
Responsif
|
5.
|
Santun
|
Format lembar pengamatan
No
|
Nama
|
Aspek yang dinilai
|
Religius
|
Tanggungjawab
|
Peduli
|
Responsif
|
Santun
|
1
|
|
|
|
|
|
|
2
|
|
|
|
|
|
|
Dst
|
..
|
..
|
..
|
..
|
..
|
..
|
|
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah :
SMA ............
Mata pelajaran :
Kimia
Kelas/Semester : X/Genap
Materi Pokok :
LarutanElektrolit dan Non Elektrolit
Sub pokok : Mengelompokkan Larutan Ke dalam
Larutan
Elektrolit
dan Nonelektrolit Berdasarkan Sifat
Hantaran Listrik
AlokasiWaktu : 15
menit
I.
Kompetensi Inti (KI)
KI 1
:
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2
: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan
pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri
sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI
4 : Mengolah,
menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai
kaidah keilmuan.
II. Kompetensi
Dasar dan Indikator
2.1 Menyadari adanya keteraturan struktur partikel
materi sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang struktur partikel materi sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang
kebenarannya bersifat tentatif.
Indikator :
2.1.1
Mengagungkan kebesaran
Tuhan Yang Maha Esa
2.1.2
Mensyukuri adanya keteraturan partikel
dalam larutan elektrolit sehingga
dapat menghantarkan arus listrik sebagai wujud 0kebesaran Tuhan YME
2.1.3
Menyadari bahwa ketentuan
yang ditetapkan oleh Tuhan Yang Maha Esa
adalah yang terbaik di dalam kehidupan kita.
2.2 Menunjukkan
perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet,
teliti, bertanggung jawab,
kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan
melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap
sehari-hari.
Indikator :
2.2.1
Menunjukkan rasa ingin tahu dengan
antusias dalam mengikuti pembelajaran tentang larutan
elektrolit dan non-elektrolit
2.2.2 Menunjukan
sikap yang teliti dalam melakukan percobaan daya hantar listrik
2.2.3 Menunjukan
prilaku jujur dalam menuliskan data hasil percobaan.
2.3
Menunjukkan perilaku
kerjasama, santun, toleran, cinta damai dan peduli lingkungan serta hemat dalam
memanfaatkan sumber daya alam.
Indikator:
2.3.1 Menunjukkan
sikap santun, toleran, dan peduli lingkungan selama Pelajaran berlangsung
pada saat menentukan larutan untuk menguji daya hantar listrik.
2.3.2
Menunjukkan sikap
menghargai pendapat orang lain, dalam diskusi.
2.4 Menunjukkan
perilaku responsive dan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan
memecahkan masalah dan membuat keputusan.
Indikator:
2.4.1 Menunjukkan sikap responsif dan pro-aktif dengan terlibat melakukan diskusi jenis larutan untuk menentukan uji dayahantar
listrik.
2.5 Menganalisis sifat larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit berdasarkan
daya hantar listriknya.
Indikator:
2.5.1.
Menyebutkan jenis dan ciri-ciri dari
larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit
2.5.2.
Mengelompokkan larutan kedalam
larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah dan non elektrolit berdasarkan sifat
hantaran listriknya.
III.
Tujuan
Pembelajaran
Setelah mengikuti proses
pembelajaran larutan elektrolit dan larutan
non elektrolit, peserta didik dapat:
1.
menyadari adanya keteraturan sifat hantar listrik pada larutan sebagai
wujud kebesaran Tuhan YME.
2.
menunjukkansikap positif (individu dan sosial) dalam diskusi kelompok.
3.
menunjukkan perilaku dan sikap menerima, menghargai, dan melaksanakan
kejujuran, ketelitian, disiplin dan tanggung jawab.
4.
menyebutkan pengertian larutan elektrolit dan non elektrolit.
5.
menjelaskan sifat-sifat larutan elektrolit dan nonelektrolit saat diskusi kelompok.
6.
mengelompokkan larutan ke dalam larutan elektrolit dan non elektrolit
berdasarkan daya hantar listriknya.
7.
menyimpulkan sifat larutan berdasarkan daya hantar listrik larutan
elektrolit dan larutan non elektrolit.
IV.
Pendekatan
Pembelajaran
Saintifik
V.
Metode
Pembelajaran
Diskusi
VI. Model Pembelajaran
:
Students Teams Achievment (STAD)
VI.
Materi
Ajar
Salah satu sifat larutan yang penting ialah dayahantar listrik.
Oleh karena itu kita akan membahas larutan
elektrolit dan non elektrolit.
1.
Penggolongan
Larutan Berdasarkan Daya Hantar Listrik
Data ekperimen
uji daya hantar listrik terhadap beberapa larutan
Dari data tabel diatas, tampak
bahwa:
1. Arus
listrik yang melalui larutan asam sulfat, natrium hidroksida, dan garam dapur
dapat menyebabkan lampu menyala terang dan timbul gas di sekitar elektrode. Hal
ini menunjukkan bahwa larutan asam sulfat, natrium hidroksida, dan garam dapur
memiliki daya hantar listrik yang baik.
2. Arus
listrik yang melalui larutan asam cuka dan amonium hidroksida menyebabkan lampu
tidak menyala, tetapi pada elektrode timbul gas. Hal ini menunjukkan bahwa
larutan asam cuka dan amonium hidroksida memiliki daya hantar listrik yang
lemah.
3. Arus
listrik yang melalui larutan gula dan larutan urea tidak mampu menyalakan lampu
dan juga tidak timbul gas pada elektrode. Hal ini menunjukkan bahwa larutan
gula dan larutan urea tidak dapat menghantarkan listrik.
Berdasarkan
keterangan di atas, maka larutan dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu:
1. Larutan
yang dapat menghantarkan arus listrik, disebut larutan elektrolit.
Contoh: larutan
asam sulfat, natrium hidroksida, garam dapur, asam cuka, dan amonium hidroksida.
2. Larutan
yang tidak dapat menghantarkan arus listrik, disebut larutan nonelektrolit.
Contoh: larutan
gula dan larutan urea.
2.
Elektrolit
Kuat dan Elektrolit Lemah
Berdasarkan
kuat-lemahnya daya hantar listrik, larutan elektrolit dapat dikelompokkan menjadi
dua, yaitu:
a.
Larutan
elektrolit kuat, yaitu larutan
elektrolit yang mengalami ionisasi sempurna.
Indikator
pengamatan: lampu menyala
terang dan timbul gelembung gas pada elektrode. Contoh:
larutan H2SO4, larutan NaOH, dan larutan NaCl.
b.
Larutan elektrolit
lemah, yaitu larutan elektrolit
yang mengalami sedikit ionisasi (teriontidak sempurna). Indikator pengamatan:
lampu tidak menyala atau menyala redup dan timbul gelembung gas pada elektrode.
Contoh: larutan CH3COOH dan larutan NH4OH.
Secara umum, perbedaan antara larutan elektrolit kuat dan
elektrolit lemah dapat
disimpulkan sebagai berikut.
Perbedaan larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah
Gambar
(a) Larutan elektrolit kuat (lampu menyala terang),
(b) larutan elektrolit lemah (lampu menyala redup), dan (c) larutan
nonelektrolit (lampu tidak menyala)
3.
Reaksi
Ionisasi Larutan Elektrolit
Berdasarkan keterangan sebelumnya telah kita ketahui bersama bahwa
larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik karena dapat mengalami
reaksi ionisasi menjadi ion-ionbermuatan listrik, sedangkan larutan
nonelektrolit tidak mengalami reaksi ionisasi menjadi ion-ion bermuatan
listrik.Pertanyaan yang timbul sekarang adalah bagaimana cara menuliskan reaksi
ionisasi larutan elektrolit? Silakan mengikuti pedoman penulisan reaksi
ionisasi berikut ini.
Kita dapat dengan mudah menuliskan reaksi ionisasi suatu larutan
elektrolit hanya dengan mengikuti pedoman penulisan reaksi ionisasi larutan
elektrolit. Anda harus memahami pedoman tersebut jika ingin bisa menuliskan
reaksi ionisasinya.
Pedoman penulisan
reaksi ionisasi sebagai berikut.
1. Elektrolit Kuat
a. Asam kuat
2.
Elektrolit
lemah
VIII. Langkah - langkah Pembelajaran
1.
Kegiatan
Awal : (3 menit)
AKTIVITAS
|
Nilai
yang Ditanamkan
|
AlokasiWaktu
|
Guru
|
Siswa
|
·
Guru membuka pelajaran
dengan mengucapkan salam, kemudian menanyakan kabar peserta didik.
·
Guru mempersilahkan siswa
untuk berdo’a sesuai agama dan kepercayaan masing- masing
· Guru
Mengecek kehadiran peserta didik dan tugas rumah
· Guru
mengajukan pertanyaan kepada siswa untuk mengingat kembali materi sebelumnya.
|
· Peserta didik menjawab salam dari
guru
· Siswa berdoa
· Siswa
mengacungkan tangan
· Siswa
menjawab pertanyaan yang diberikan
|
·
Komunikatif
|
5
detik
30
detik
25 detik
|
Apersepsi:
·
Guru mengingatkan
materi sebelumnya dan menginformasikan materi yang akan disampaikan.
Motivasi
Guru
memotivasi :
·
Dalam kehidupan
sehari-hari, kita sering mendengar kata larutan. Peran larutan sangat penting
diantaranya ialah cairan tubuh kita yang mengandung komponen larutan dari berbagai
zat kimia, mineral yang terdapat di kulit bumi kebanyakan ditemukan dalam bentuk
larutan, serta reaksi kimia di laboratorium dan industri kebanyakan berlangsung
dalam bentuk larutan dan pernahkahkalian memperhatikan
orang yang mencariikan di sungai dengan cara menyetrum, apa yang terjadi?
Ternyata di sekitar alat setrum tersebut tiba-tiba muncul banyak ikan yang
mengapung karena telah mati. Mengapa ikan-ikan disekitar alat penyetrum bisa mati?
Apakah air sungai dapat menghantarkan arus listrik?
·
Dalam bab ini kita akan
mempelajari tentang daya hantar listrik larutan elektrolit dan nonelektrolit
·
Guru Mengkomunikasikan
tujuan pembelajaran produk, proses, psikomotor, keterampilan sosial, dan karakter.
|
·
Siswa mengingat
kembali materi sebelumnya dan mendengarkan informasi yang disampaikan guru.
Salah satu siswa menjawab pertanyaan guru.
·
Siswa mendengar kan motivasi
yang diberikan oleh Guru.
·
Siswa mendengarkan Tujuan
yang disampaikan oleh Guru.
|
·
Komunikatif
Komunikatif, rasa
ingin tahu.
|
1 menit
1 menit
|
2.
Kegiatan
Inti (10 menit)
Aktivitas
Guru
|
AktivitasSiswa
|
Nilai
yang Ditanamkan
|
AokasiWaktu
|
· Guru
memabagi siswa dalam beberapa
kelompok.
.
|
· Siswa
membagi kelompok
|
Tanggung
jawab, kerja keras.
|
1
Menit
|
· Guru
membagi LKS secara berkelompok
|
· Siswa
mengerjakan LKS yang diberikan Guru.
|
|
30
Detik
|
· Guru
memberi kesempatan mengajukan pertanyaan sehubungan pengamatannya pada pendahuluan,
kemudian ditawarkan kepada siswa lain untuk menjawabnya.
|
|
|
|
· Secara berkelompok, Siswa diminta mencari informasi dari buku sumber untuk
menemukan penjelasan tentang larutan elektrolit dan nonelektrolit serta
hubungannya dengan sifat daya hantar listrik.
|
·
Siswa -mencari
informasi dari sumber buku unutk menjawab LKS.
|
Komunikatif
|
1
menit
|
· Dengan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun, Guru
meminta siswa secara berkelompok berdiskusi tentang pengertian larutan elektrolit;
serta hubungan daya hantar listrik.
|
· Dengan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun, siswa secara
berkelompok berdiskusi tentang pengertian larutan elektrolit; serta hubungan
daya hantar listrik.
|
Komunikatif,
rasa
ingin
tahu,
toleransi,
kerja
keras
|
2
menit
|
· Guru meminta setiap perwakilan dari
masing-masing kelompok secara bergiliran melaporkan / presentasikan hasil
diskusinya.
· Guru
memberi umpan balik dan penguatan kepada siswa tentang materi elektrolit dan
non elektrolit serta hubungannya dengan daya hantar listrik melalui video percobaan.
· Guru
membagi soal kuis kepada siswa untuk dikerjakan secara individu
|
· setiap
perwakilan kelompok menyampaikan/mempersentasikan hasil diskusi kelompok dan Kelompok
lain merespon atau menanggapi dengan responsif
· Siswa mendengarkan
umpan balik dan penguatan dari guru.
· Siswa
mengerjakan soal kuis secara individu
|
Komunikatif,
rasa ingin tahu, kerja keras, tanggung jawab, toleransi
|
2
menit
1
menit
|
3.
KEGIATAN
AKHIR (1 menit 30 detik)
Aktivitas
|
Nilai
yang Ditanamkan
|
AlokasiWaktu
|
Guru
|
Siswa
|
·
Guru bersama siswa menyimpulkan pembelajaran
|
·
Bersama guru
mem-buatkesimpulan.
|
·
Komunikatif, tanggung
jawab, kerja keras.
|
1
menit
|
·
Menginformasikan materi
untuk per-temuan selanjutnya.
|
·
Mendengarkan infor-masi
dari guru tentang materi minggu depan.
|
·
Rasa ingin tahu.
|
30
detik
|
·
Menutup pelajaran dan
mengucapkan salam.
|
· Menjawab
salam.
|
· Komunikatif,
|
|
IX. Media dan Sumber
belajar
9.1
Media
9.1.1 LCD dan Bahan tayang berupa video
9.2
Sumber
Belajar
9.2.1
Lembar kerja Siswa
PENILAIAN
1. Penilaian proses ( Penilaiansikap)
No
|
Aspek yang dinilai
|
Teknik Penilaian
|
Waktu Penilaian
|
Instrumen Penilaian
|
Keterangan
|
1.
|
Religius
|
Pengamatan
|
Proses
|
Lembar Pengamatan
|
Hasil
penilaian digunakan sebagai acuan pembinaan
|
2.
|
Tanggung
jawab
|
3.
|
Peduli
|
4.
|
Responsif
|
5.
|
Santun
|
Format lembar pengamatan
No
|
Nama
|
Aspek yang dinilai
|
Religius
|
Tanggungjawab
|
Peduli
|
Responsif
|
Santun
|
1
|
|
|
|
|
|
|
2
|
|
|
|
|
|
|
Dst
|
..
|
..
|
..
|
..
|
..
|
..
|
|